<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="https://iu.co.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://iu.co.id/</link>
	<description>the best and most trusted tolling company</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Oct 2026 02:34:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://iu.co.id/wp-content/uploads/2023/02/cropped-Icon-IU-32x32.png</url>
	<title></title>
	<link>https://iu.co.id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Stronger Together, Sweeter Forever — Family Gathering PT Inasentra Unisatya 2026</title>
		<link>https://iu.co.id/stronger-together-sweeter-forever-family-gathering-pt-inasentra-unisatya-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Trading Medina]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2026 02:33:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Even]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iu.co.id/?p=1937</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada Sabtu, 26 September 2026, keluarga besar PT Inasentra Unisatya bersama keluarga tercinta berkesempatan menikmati momen kebersamaan dalam kegiatan Family [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/stronger-together-sweeter-forever-family-gathering-pt-inasentra-unisatya-2026/">Stronger Together, Sweeter Forever — Family Gathering PT Inasentra Unisatya 2026</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada Sabtu, 26 September 2026, keluarga besar PT Inasentra Unisatya bersama keluarga tercinta berkesempatan menikmati momen kebersamaan dalam kegiatan Family Gathering 2026 yang berlangsung di Cikao Park, Purwakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengusung tema:</p>
<p style="text-align: justify;">“Stronger Together, Sweeter Forever”</p>
<p style="text-align: justify;">kegiatan ini menjadi momentum untuk sejenak melepas rutinitas pekerjaan, mempererat silaturahmi, serta membangun kebersamaan yang lebih kuat di antara seluruh keluarga besar PT Inasentra Unisatya.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbagai kegiatan penuh keceriaan turut memeriahkan acara, salah satunya lomba yel-yel antar bagian/departemen. Kreativitas, semangat, dan kekompakan masing-masing kelompok menjadikan suasana semakin meriah. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f389.png" alt="🎉" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, pembagian doorprize menarik juga menambah antusiasme peserta hingga acara berlangsung semakin semarak.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih dari sekadar rekreasi, Family Gathering ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap pencapaian perusahaan terdapat kerja sama, komunikasi, dan kebersamaan dari seluruh insan yang menjadi bagian dari PT Inasentra Unisatya.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena kami percaya:</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika kita tumbuh dan bergerak bersama, kita menjadi lebih kuat. Dan ketika kebersamaan dibangun dengan ketulusan, perjalanan akan terasa lebih manis.</p>
<p style="text-align: justify;">Terima kasih kepada seluruh karyawan dan keluarga yang telah berpartisipasi dan membuat Family Gathering 2026 menjadi momen yang berkesan.</p>
<p style="text-align: justify;">Stronger Together, Sweeter Forever!<br />
PT Inasentra Unisatya <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f499.png" alt="💙" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p style="text-align: justify;">#PTInasentraUnisatya #IU #FamilyGathering2026 #StrongerTogether #SweeterForever #Togetherness #Teamwork #EmployeeEngagement #CompanyCulture #FamilyGathering #CikaoPark #Purwakarta</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="width: 1080px;" class="wp-video"><video class="wp-video-shortcode" id="video-1937-1" width="1080" height="1920" preload="metadata" controls="controls"><source type="video/mp4" src="https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Video-2026-10-01-at-09.10.00.mp4?_=1" /><a href="https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Video-2026-10-01-at-09.10.00.mp4">https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Video-2026-10-01-at-09.10.00.mp4</a></video></div>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/stronger-together-sweeter-forever-family-gathering-pt-inasentra-unisatya-2026/">Stronger Together, Sweeter Forever — Family Gathering PT Inasentra Unisatya 2026</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Video-2026-10-01-at-09.10.00.mp4" length="75102855" type="video/mp4" />

			</item>
		<item>
		<title>Tak Hanya Manis : Kreasikan Permenmu</title>
		<link>https://iu.co.id/tak-hanya-manis-kreasikan-permenmu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Trading Medina]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 02:08:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iu.co.id/?p=1932</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aktivitas yang semakin padat dan pressure tinggi membuat tubuh perlu istirahat sejenak dan asupan. Asupan yang mudah dikonsumsi tanpa mengganggu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/tak-hanya-manis-kreasikan-permenmu/">Tak Hanya Manis : Kreasikan Permenmu</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Aktivitas yang semakin padat dan pressure tinggi membuat tubuh perlu istirahat sejenak dan asupan. Asupan yang mudah dikonsumsi tanpa mengganggu aktivitas dapat menjadi alternatif, disinilah keunggulan salah satu cemilan manis yaitu permen. Ukurannya yang kecil membuat permen mudah disimpan di dalam tas, saku, maupun kendaraan. Tidak membutuhkan alat makan, tidak memerlukan persiapan, dan dapat dikonsumsi kapan saja. Konsep permen yang semakin berkembang ini menciptakan konsep yang lebih modern tanpa harus mengorbankan rasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini, eksplorasi rasa pada permen semakin luas. Tidak hanya strawberry, orange, lemon, atau grape, tetapi juga berkembang ke profil rasa yang lebih unik seperti <strong>Coffee, Caramel Macchiato, Honey Lemon, Yogurt, Milk, Berry, Tropical Fruit, Dessert</strong> <strong>Flavor dan lain-lain</strong>. Kombinasi rasa yang unik dapat memberikan pengalaman baru dan menjadi salah satu cara bagi <em>brand</em> untuk menciptakan produk yang berbeda di pasaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Bukan hanya rasa, tekstur juga menjadi elemen penting dari pengalaman mengonsumsi permen. Beberapa jenis permen seperti <strong>permen keras ( Hard Candy ) </strong>memberikan sensasi yang berbeda karena dapat dinikmati secara perlahan, sementara permen <strong>gummy</strong> menawarkan tekstur <em>chewy</em> yang lebih <em>playful</em> dan menarik. Keduanya memiliki karakteristik dan keunikan tesktur, inilah yang menjadikan permen dapat memberikan pengalaman menikmati produk yang beragam dan menarik. Selain itu bentuk permen yang beraneka ragam dapat menjadi sebuah identitas dari sebuah <em>brand.</em> Bentuk buah, binatang, maupun bentuk khusus dapat memberikan keunikan visual dan mudah dikenali dari sebuah brand.</p>
<p style="text-align: justify;">Perkembangan permen ini memberikan peluang kepada para <em>brand</em> untuk melakukan inovasi serta eksplorasi lebih luas. Dengan demikian permen tidak lagi hanya menjadi produk impulsif yang dibeli karena rasa manisnya, tetapi dapat dikembangkan menjadi bagian dari <em>product concept</em> dan <em>brand identity.</em> Pada akhirnya cemilan yang sederhana permen kini berkembang menjadi sebuah produk yang dapat memberikan <strong>rasa </strong>menyenangkan, pengalaman yang menarik, kepraktisan dalam konsumsi, dan nilai tambah yang sesuai dengan kebutuhan konsumen<strong>.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Perkembangan tersebut tentunya membuka peluang yang semakin besar bagi brand dan calon pelaku bisnis untuk menciptakan produk confectionery yang inovatif dan memiliki karakteristik tersendiri. Namun, untuk memasuki kategori ini, membangun fasilitas produksi sendiri tentu membutuhkan investasi, sumber daya, serta proses pengembangan yang tidak sedikit.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam hal ini, bekerja sama dengan perusahaan maklon dapat menjadi salah satu solusi bagi brand untuk mengembangkan produk secara lebih praktis tanpa harus membangun fasilitas produksi sendiri. <strong>PT Inasentra Unisatya</strong>, sebagai salah satu produsen permen di Indonesia, membuka peluang bagi para brand dan calon pebisnis untuk mengembangkan produk <em>OEM/Private Label</em> di kategori <strong>Gummy dan Hard Candy</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;">Source :</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://jurnal.akafarma-aceh.ac.id/index.php/jskd/article/download/34/29">https://jurnal.akafarma-aceh.ac.id/index.php/jskd/article/download/34/29</a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://www.fudemachinery.com/id/a-news-custom-gummy-shapes-achieving-creativity-with-industrial-machines.html">https://www.fudemachinery.com/id/a-news-custom-gummy-shapes-achieving-creativity-with-industrial-machines.html</a></p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/tak-hanya-manis-kreasikan-permenmu/">Tak Hanya Manis : Kreasikan Permenmu</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemanis Rendah Kalori yang Halal dan Aman Dikonsumsi</title>
		<link>https://iu.co.id/pemanis-rendah-kalori-yang-halal-dan-aman-dikonsumsi/</link>
					<comments>https://iu.co.id/pemanis-rendah-kalori-yang-halal-dan-aman-dikonsumsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Trading Medina]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 02:01:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iu.co.id/?p=1930</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gula alkohol, atau yang sering dikenal dengan istilah sugar alcohol, kini semakin populer digunakan sebagai pemanis rendah kalori dalam berbagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/pemanis-rendah-kalori-yang-halal-dan-aman-dikonsumsi/">Pemanis Rendah Kalori yang Halal dan Aman Dikonsumsi</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Gula alkohol, atau yang sering dikenal dengan istilah <em>sugar alcohol</em>, kini semakin populer digunakan sebagai <strong>pemanis rendah kalori</strong> dalam berbagai produk makanan dan minuman. Meski memiliki kata &#8220;alkohol&#8221; dalam namanya, bahan ini memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan alkohol yang ditemukan dalam minuman keras.</p>
<p style="text-align: justify;">Proses produksi dan karakteristik kimia berbeda dengan etanol yang bisa dihasilkan melalui fermentasi, gula alkohol diproduksi melalui <strong>proses hidrogenasi gula</strong>, seperti glukosa atau fruktosa. Proses pembuatan ini <strong>tidak melibatkan alkohol yang memabukkan</strong> (etanol). Oleh karena itu, konsumsi gula alkohol tidak memberikan efek memabukkan sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">Status kehalalan menurut hukum islam, berdasarkan tinjauan hukum, gula alkohol secara umum dianggap<strong> halal</strong> karena tidak mengandung unsur-unsur yang diharamkan. Kekeliruan di masyarakat sering kali muncul hanya karena penggunaan istilah &#8220;alkohol&#8221; dalam penamaan ilmiahnya, padahal zat ini <strong>bukan berasal dari industri khamr.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam konteks <strong>Fatwa MUI No. 10 Tahun 2018</strong>, ditegaskan bahwa alkohol (etanol) yang bukan berasal dari industri <em>khamr</em> diperbolehkan untuk digunakan pada produk makanan dan minuman dengan batasan tertentu. Mengingat gula alkohol secara alami tidak bersifat memabukkan dan diproses dari bahan nabati (gula), maka penggunaannya sejalan dengan prinsip kehalalan produk yang tidak berasal dari industri haram.</p>
<p style="text-align: justify;">Keamanan konsumsi dan regulasi dari sisi kesehatan dan keamanan, penggunaan bahan-bahan ini telah diatur secara ketat. Berdasarkan kebijakan terbaru, kandungan alkohol pada produk akhir makanan tidak dibatasi selama secara medis tidak membahayakan konsumen. Persyaratan keamanan ini umumnya dievaluasi oleh lembaga berwenang seperti BPOM untuk memastikan produk yang beredar di masyarakat layak dikonsumsi.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap keputusan fatwa terkait bahan pangan, termasuk yang mengandung unsur alkohol, kini didasarkan pada riset ilmiah yang kuat (<em>evidence-based fatwa</em>). Hal ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum bagi akademisi, industri, maupun konsumen Muslim.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi gula alkohol dapat menjadi salah satu alternatif pemanis yang <strong>halal dan aman</strong> untuk dikonsumsi. Konsumen tidak perlu ragu terhadap status hukumnya, asalkan produk tersebut telah melalui proses sertifikasi dan pengawasan dari lembaga yang kompeten.</p>
<p style="text-align: justify;">Source :</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://ir.uitm.edu.my/id/eprint/123853">https://ir.uitm.edu.my/id/eprint/123853</a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://www.idntimes.com/health/fitness/gula-alkohol-00-jx89k-9hs077">https://www.idntimes.com/health/fitness/gula-alkohol-00-jx89k-9hs077</a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://halalmui.org/memahami-fatwa-mui-tentang-kadar-etanol-pada-produk-makanan-dan-minuman/">https://halalmui.org/memahami-fatwa-mui-tentang-kadar-etanol-pada-produk-makanan-dan-minuman/</a></p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/pemanis-rendah-kalori-yang-halal-dan-aman-dikonsumsi/">Pemanis Rendah Kalori yang Halal dan Aman Dikonsumsi</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iu.co.id/pemanis-rendah-kalori-yang-halal-dan-aman-dikonsumsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Permen dan Gula Bisa Mengubah Suasana Hati</title>
		<link>https://iu.co.id/bagaimana-permen-dan-gula-bisa-mengubah-suasana-hati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Trading Medina]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 04:17:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iu.co.id/?p=1926</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat Otak Butuh &#8220;Manis&#8221;, Bagaimana Permen dan Gula Bisa Mengubah Suasana Hati? Pernahkah kalian merasa lebih bersemangat setelah menikmati permen [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/bagaimana-permen-dan-gula-bisa-mengubah-suasana-hati/">Bagaimana Permen dan Gula Bisa Mengubah Suasana Hati</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1927" src="https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/08/Ilustrasi-Artikel-300x200.png" alt="" width="300" height="200" srcset="https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/08/Ilustrasi-Artikel-300x200.png 300w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/08/Ilustrasi-Artikel-1024x683.png 1024w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/08/Ilustrasi-Artikel-768x512.png 768w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/08/Ilustrasi-Artikel.png 1536w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<h1>Saat Otak Butuh &#8220;Manis&#8221;, Bagaimana Permen dan Gula Bisa Mengubah Suasana Hati?</h1>
<p>Pernahkah kalian merasa lebih bersemangat setelah menikmati permen saat sedang suntuk? Pengalaman tersebut ternyata bukan sekadar sugesti. Otak manusia memang memiliki hubungan yang sangat erat dengan rasa manis. Sejak lahir, manusia secara alami menyukai rasa manis karena rasa tersebut menandakan adanya sumber energi yang aman dan mudah dimanfaatkan oleh tubuh. Tidak heran jika makanan dan minuman manis sering dikaitkan dengan rasa nyaman, bahagia, bahkan menjadi &#8220;<em>mood booster</em>&#8221; bagi banyak orang.</p>
<p>Namun, bagaimana sebenarnya gula dan permen dapat memengaruhi suasana hati? Apakah efek tersebut benar-benar berasal dari otak, atau hanya karena kita menyukai rasanya? Mari kita bahas lebih dalam.</p>
<h2>Otak Membutuhkan Energi dan Glukosa Menjadi Bahan Bakar Utamanya</h2>
<p>Otak merupakan salah satu organ yang paling aktif di dalam tubuh. Meskipun beratnya hanya sekitar 2% dari total berat badan, otak menggunakan sekitar 20% energi yang dihasilkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi, mulai dari berpikir, mengingat, mengatur emosi, hingga mengendalikan gerakan. <strong>Energi utama yang digunakan otak berasal dari glukosa</strong>, yaitu bentuk sederhana dari karbohidrat dari makanan.</p>
<p>Karbohidrat yang dikonsumsi akan dipecah menjadi glukosa sebelum digunakan sebagai sumber energi. Harvard T.H. Chan School of Public Health menjelaskan bahwa glukosa merupakan bahan bakar utama bagi otak sehingga ketersediaannya sangat penting untuk menjaga fungsi kognitif dan aktivitas sehari-hari.</p>
<p>Ketika kadar energi mulai menurun, tubuh secara alami akan mencari makanan yang mampu menyediakan glukosa dengan cepat. Salah satu sumber yang paling mudah dikenali adalah <strong>makanan dengan rasa manis</strong>. Inilah alasan mengapa banyak orang secara spontan menginginkan permen ketika sedang mengantuk atau membutuhkan dorongan energi.</p>
<h2>Mengapa Rasa Manis Terasa Menyenangkan?</h2>
<p>Menikmati makanan manis tidak hanya memberikan energi, tetapi juga memicu serangkaian respons biologis di dalam otak. Saat gula menyentuh lidah, reseptor pengecap akan mengirimkan sinyal menuju berbagai area otak yang berhubungan dengan rasa nikmat dan penghargaan (<em>reward system</em>).</p>
<p>Salah satu zat kimia yang berperan penting dalam proses ini adalah <strong>dopamin</strong>, yaitu neurotransmiter yang berkaitan dengan motivasi, rasa senang, dan penghargaan. Ketika seseorang mengonsumsi makanan manis, pelepasan dopamin meningkat sehingga muncul sensasi puas dan menyenangkan. Mekanisme inilah yang membuat sebutir permen sering kali terasa mampu memperbaiki suasana hati dalam waktu singkat.</p>
<h2>Mengapa Permen Sering Menjadi Pilihan Saat Sedang Stres?</h2>
<p>Banyak orang tanpa sadar meraih permen ketika menghadapi pekerjaan yang menumpuk, belajar menjelang ujian, atau mengalami hari yang melelahkan. Kebiasaan ini ternyata memiliki dasar ilmiah.</p>
<p>Menurut Jacques dan rekan-rekan (2019), <strong>konsumsi gula dapat berinteraksi dengan sistem yang mengatur stres dan emosi</strong>, bisa disebut sebagai sistem penghargaan (<em>reward system</em>). Aktivasi sistem penghargaan (<em>reward system</em>) di otak membantu menghasilkan sensasi nyaman sehingga makanan manis sering diasosiasikan dengan pengalaman positif. Efek tersebut dapat membuat seseorang merasa lebih rileks atau sedikit lebih tenang setelah mengonsumsi makanan manis.</p>
<p>Selain itu, rasa manis juga sering dikaitkan dengan berbagai pengalaman menyenangkan sepanjang hidup. Permen identik dengan hadiah masa kecil, perayaan ulang tahun, hari raya, atau momen berbagi bersama keluarga dan teman. Kombinasi antara respons biologis di otak dan kenangan emosional tersebut membuat permen mampu menghadirkan rasa nyaman yang lebih besar dibandingkan sekadar kandungan gulanya saja.</p>
<h2>Mengapa Kita Sulit Menolak Rasa Manis?</h2>
<p>Dari sudut pandang evolusi, ketertarikan manusia terhadap rasa manis sebenarnya merupakan mekanisme bertahan hidup. Pada masa ketika sumber makanan tidak selalu tersedia, makanan yang manis menandakan adanya karbohidrat yang dapat segera diubah menjadi energi. Oleh karena itu, otak berevolusi untuk memberikan &#8220;<em>reward</em>&#8221; berupa rasa senang ketika kita menemukan makanan manis.</p>
<p>Mekanisme tersebut masih dimiliki manusia modern hingga saat ini. Walaupun lingkungan sudah berubah dan makanan tersedia dengan lebih mudah, sistem penghargaan (<em>reward system</em>) di otak tetap merespons rasa manis sebagai sesuatu yang bernilai.</p>
<p>Inilah sebabnya mengapa permen tidak hanya disukai anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Sensasi manis mampu memberikan pengalaman sensorik yang sederhana, menyenangkan, dan familiar sehingga sering kali menjadi pilihan untuk menemani berbagai aktivitas sehari-hari.</p>
<p>Sebagai industri maklon permen, PT Inasentra Unisatya berkomitmen mendukung pengembangan produk <em>hard candy </em>dan <em>gummy </em>yang inovatif. Dengan dukungan keahlian tim R&amp;D, kami membantu mewujudkan produk permen yang memiliki tampilan menarik, cita rasa yang menyenangkan, tekstur yang sesuai, serta kualitas yang memenuhi ekspektasi pasar dan mengikuti tren industri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Daftar Pustaka</h2>
<p><strong> </strong></p>
<p>Harvard T.H. Chan School of Public Health. (n.d.). <em>The Nutrition Source – Carbohydrates</em>. <a href="https://nutritionsource.hsph.harvard.edu/carbohydrates/"><u>https://nutritionsource.hsph.harvard.edu/carbohydrates/</u></a></p>
<p>Jacques, A., Chaaya, N., Beecher, K., Ali, S. A., Belmer, A., &amp; Bartlett, S. (2019). <em>The impact of sugar consumption on stress driven, emotional and addictive behaviors</em>. <em>Neuroscience &amp; Biobehavioral Reviews, 103</em>, 178–199. <a href="https://doi.org/10.1016/j.neubiorev.2019.05.021"><u>https://doi.org/10.1016/j.neubiorev.2019.05.021</u></a></p>
<p>Weiher, L. (n.d.). <em>How does sugar influence our brain? </em>Max Planck Institute for Metabolism Research. <a href="https://www.sf.mpg.de/2078394/How-does-sugar-influence-our-brain"><u>https://www.sf.mpg.de/2078394/How-does-sugar-influence-our-brain</u></a></p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/bagaimana-permen-dan-gula-bisa-mengubah-suasana-hati/">Bagaimana Permen dan Gula Bisa Mengubah Suasana Hati</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alternatif  Jenis Pemanis yang Lebih Ramah untuk Kesehatan</title>
		<link>https://iu.co.id/alternatif-jenis-pemanis-yang-lebih-ramah-untuk-kesehatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Trading Medina]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 02:51:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iu.co.id/?p=1924</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tengah meningkatnya kesadaran akan kesehatan, industri makanan kini berfokus pada pengurangan kadar gula dalam produk konfeksioneri. Konsumsi gula yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/alternatif-jenis-pemanis-yang-lebih-ramah-untuk-kesehatan/">Alternatif  Jenis Pemanis yang Lebih Ramah untuk Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Di tengah meningkatnya kesadaran akan kesehatan, industri makanan kini berfokus pada pengurangan kadar gula dalam produk konfeksioneri. Konsumsi gula yang berlebihan telah lama dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan seperti sindrom metabolik, diabetes mellitus, obesitas, hingga karies gigi. Hal ini yang membuat banyak orang kini mulai mencari cara untuk menikmati rasa manis tanpa harus khawatir terhadap lonjakan kadar gula darah. Salah satu solusi yang semakin populer adalah <strong>gula alkohol</strong>, atau yang dikenal juga sebagai <strong>poliol</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Meski namanya mengandung kata &#8220;alkohol&#8221;, gula alkohol sama sekali tidak menyebabkan efek memabukkan. Sebaliknya, bahan ini telah banyak digunakan dalam berbagai produk makanan dan minuman rendah gula, mulai dari permen bebas gula, minuman rendah kalori, hingga produk kesehatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Gula alkohol (poliol) merupakan jenis karbohidrat yang berasal dari gula dengan struktur kimia yang telah dimodifikasi. Pada proses pembentukannya, gugus aldehid atau keton pada gula diubah menjadi gugus hidroksil, sehingga menghasilkan senyawa yang memiliki karakteristik berbeda dari gula biasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Menariknya, poliol memiliki rasa manis yang mirip dengan gula pasir (sukrosa), tetapi memberikan kalori lebih rendah dan umumnya memiliki indeks glikemik yang lebih rendah. Karena itulah gula alkohol sering menjadi pilihan dalam formulasi produk yang ditujukan untuk konsumen yang ingin mengurangi konsumsi gula.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa jenis gula alkohol yang umum digunakan dalam industri pangan antara lain <strong><em>erythritol, xylitol, sorbitol, maltitol, mannitol, isomalt, lactitol</em></strong><em>, </em>dan <strong><em>hydrogenated starch hydrolysates </em></strong><strong>(HSH)</strong>. Masing-masing memiliki karakteristik unik, mulai dari rasa manis yang mendekati sukrosa, kalori yang lebih rendah, hingga manfaat tambahan seperti membantu menjaga kesehatan gigi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain berfungsi sebagai pemanis, gula alkohol juga berperan penting dalam menghasilkan tekstur yang baik, menjaga kelembapan produk, serta meningkatkan stabilitas selama penyimpanan. Keunggulan inilah yang menjadikan poliol banyak digunakan dalam pengembangan produk confectionery modern, termasuk permen rendah gula dan bebas gula.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai perusahaan maklon permen, kami mendukung pengembangan berbagai produk <strong><em>hard candy</em></strong> dan <strong><em>gummy</em></strong> dengan formulasi menggunakan alternatif pengganti gula, termasuk berbagai jenis gula alkohol yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan produk dan target pasar. Melalui dukungan tim R&amp;D yang berpengalaman, kami membantu pelanggan menciptakan produk permen yang tetap memiliki cita rasa manis, tekstur yang optimal, dan kualitas yang sesuai dengan tren pasar yang semakin mengutamakan kesehatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Source :</p>
<p style="text-align: justify;">Msomi, N. Z., Erukainure, O. L., &amp; Islam, M. S. (2021). Suitability of sugar alcohols as antidiabetic supplements: A review. Journal of food and drug analysis, 29(1), 1.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/gula-alkohol-pemanis-sehat/">https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/gula-alkohol-pemanis-sehat/</a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://syaf.co.id/ketahui-jenis-jenis-gula-alkohol-sebagai-pemanis/?srsltid=AfmBOopr0RFQPKvq1jIzMYWjyKkoC44fWXrYwMW4NKExXgNf8mR17JDw">https://syaf.co.id/ketahui-jenis-jenis-gula-alkohol-sebagai-pemanis/?srsltid=AfmBOopr0RFQPKvq1jIzMYWjyKkoC44fWXrYwMW4NKExXgNf8mR17JDw</a></p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/alternatif-jenis-pemanis-yang-lebih-ramah-untuk-kesehatan/">Alternatif  Jenis Pemanis yang Lebih Ramah untuk Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stevia: Pemanis Alami untuk Inovasi Pangan Fungsional</title>
		<link>https://iu.co.id/stevia-pemanis-alami-untuk-inovasi-pangan-fungsional/</link>
					<comments>https://iu.co.id/stevia-pemanis-alami-untuk-inovasi-pangan-fungsional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 08:37:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iu.co.id/?p=1917</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indonesia saat ini tengah menghadapi kondisi darurat diabetes, sebuah krisis kesehatan serius yang kini tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/stevia-pemanis-alami-untuk-inovasi-pangan-fungsional/">Stevia: Pemanis Alami untuk Inovasi Pangan Fungsional</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Indonesia saat ini tengah menghadapi kondisi <strong>darurat diabetes</strong>, sebuah krisis kesehatan serius yang kini tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, tetapi juga merambah ke usia anak-anak. Data menunjukkan bahwa diperlukan langkah nyata dalam mengubah pola konsumsi masyarakat, salah satunya dengan memanfaatkan <strong>tanaman stevia</strong> sebagai pengganti gula alami yang lebih sehat.</p>
<p style="text-align: justify;">Kondisi diabetes di Indonesia telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data dari <em>International Diabetes Federation</em> (IDF) tahun 2025, <strong>Indonesia menempati peringkat ke-5 dunia</strong> dengan jumlah penderita diabetes terbesar. Fenomena yang paling mengejutkan adalah lonjakan kasus pada anak-anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat bahwa prevalensi anak penderita diabetes pada Januari 2023 <strong>meningkat 70 kali lipat</strong> dibandingkan dengan tahun 2010.</p>
<p style="text-align: justify;">Tingginya angka ini sebagian besar disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, terutama <strong>tingginya konsumsi makanan dan minuman manis</strong> yang sangat mudah dijangkau oleh masyarakat tanpa pengawasan ketat. Jika tidak segera ditangani melalui regulasi dan perubahan pola makan, peningkatan kasus ini dikhawatirkan akan terus membebani biaya kesehatan negara secara signifikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mencegah peningkatan angka diabetes, masyarakat didorong untuk melakukan diet seimbang, termasuk membatasi asupan gula maksimal 4 sendok makan (50 gram) per hari. Di sinilah <strong>Stevia rebaudiana</strong> berperan penting sebagai alternatif.</p>
<p style="text-align: justify;">Stevia adalah tanaman semak asli Paraguay yang daunnya mengandung senyawa aktif bernama <strong>glikosida steviol</strong>. Keunggulan utama stevia dibandingkan gula tebu biasa adalah:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Nol Kalori:</strong> Stevia memberikan rasa manis yang kuat (70-400 kali lipat dari gula biasa) namun tanpa mengandung kalori sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tidak Memengaruhi Gula Darah:</strong> Berbeda dengan gula pasir yang memicu lonjakan glukosa darah, stevia <strong>aman bagi penderita diabetes</strong> karena tidak memengaruhi kadar gula darah setelah dikonsumsi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Efek Medis Tambahan:</strong> Penelitian menunjukkan bahwa komponen steviosid dalam stevia memiliki efek <strong>antihiperglikemik</strong> yang meningkatkan respon insulin serta potensi sebagai <strong>antihipertensi</strong> yang dapat menurunkan tekanan darah.</p>
<p style="text-align: justify;">Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan badan pengawas internasional telah menyatakan bahwa stevia aman untuk dikonsumsi sebagai tambahan pangan. Batas asupan harian yang diperbolehkan (<em>Acceptable Daily Intake</em>/ADI) adalah <strong>4 mg per kilogram berat badan</strong> per hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan meningkatnya prevalensi diabetes di Indonesia secara drastis, tindakan preventif menjadi hal yang sangat mendesak, untuk itu pengaplikasian alternative pengganti gula. <strong>Tanaman stevia menawarkan solusi strategis</strong> bagi masyarakat untuk tetap menikmati rasa manis tanpa risiko kesehatan yang menyertai gula pasir tradisional. Penambahan tanaman stevia kedalam produk  pangan  menjadi alternatif yang sangat menarik di semua kalangan terutama para remaja. Salah satu produk pangan yang berpotensi dikembangkan yaitu permen. Penggunaan stevia sebagai pengganti gula dalam formulasi permen tidak hanya memberikan rasa manis yang optimal, tetapi juga menghasilkan produk permen bebas gula (sugar free) yang lebih sesuai dengan tren gaya hidup sehat.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk hal ini, PT Inasentra Unisatya membuka peluang untuk para calon costumer yang ingin membuat permen dengan kandungan nutrisi atau extrak lainnya atau biasanya kami sebut maklon / OEM Permen. Saat ini tersedia beberapa jenis permen dengan berbagi jenis permen, diantaranya permen Hard Candy dan Gummy.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>Source :</p>
<p><a href="https://bpkn.go.id/beritaterkini/detail/bpkn-ri-ungkap-indonesia-darurat-diabetes-pada-anak-karena-regulasi-pada-makanan-dan-minuman-lemah">https://bpkn.go.id/beritaterkini/detail/bpkn-ri-ungkap-indonesia-darurat-diabetes-pada-anak-karena-regulasi-pada-makanan-dan-minuman-lemah</a></p>
<p><a href="https://unitkesehatan.ipb.ac.id/hari-diabetes-sedunia-2025-diabetes-across-life-stages/">https://unitkesehatan.ipb.ac.id/hari-diabetes-sedunia-2025-diabetes-across-life-stages/</a></p>
<p><a href="https://media.neliti.com/media/publications-test/150020-kajian-khasiat-dan-keamanan-stevia-sebag-a1634682.pdf">https://media.neliti.com/media/publications-test/150020-kajian-khasiat-dan-keamanan-stevia-sebag-a1634682.pdf</a></p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/stevia-pemanis-alami-untuk-inovasi-pangan-fungsional/">Stevia: Pemanis Alami untuk Inovasi Pangan Fungsional</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iu.co.id/stevia-pemanis-alami-untuk-inovasi-pangan-fungsional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Buruh Internasional</title>
		<link>https://iu.co.id/hari-buruh-internasional/</link>
					<comments>https://iu.co.id/hari-buruh-internasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2026 03:17:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Even]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iu.co.id/?p=1914</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selamat Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2026.</p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/hari-buruh-internasional/">Hari Buruh Internasional</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2026.</p>
<hr />
<p style="text-align: right;"><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1915 alignleft" src="https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/05/International-240x300.png" alt="" width="240" height="300" srcset="https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/05/International-240x300.png 240w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/05/International-819x1024.png 819w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/05/International-768x960.png 768w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/05/International.png 1080w" sizes="(max-width: 240px) 100vw, 240px" /></p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/hari-buruh-internasional/">Hari Buruh Internasional</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iu.co.id/hari-buruh-internasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Habis gelap, terbitlah terang. Selamat Hari Kartini</title>
		<link>https://iu.co.id/habis-gelap-terbitlah-terang-selamat-hari-kartini/</link>
					<comments>https://iu.co.id/habis-gelap-terbitlah-terang-selamat-hari-kartini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Trading Medina]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 11:42:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Even]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iu.co.id/?p=1909</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a href="https://iu.co.id/habis-gelap-terbitlah-terang-selamat-hari-kartini/">Habis gelap, terbitlah terang. Selamat Hari Kartini</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1910" src="https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-21-at-12.28.27-240x300.jpeg" alt="" width="240" height="300" srcset="https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-21-at-12.28.27-240x300.jpeg 240w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-21-at-12.28.27-819x1024.jpeg 819w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-21-at-12.28.27-768x960.jpeg 768w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-21-at-12.28.27.jpeg 1080w" sizes="(max-width: 240px) 100vw, 240px" /></p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/habis-gelap-terbitlah-terang-selamat-hari-kartini/">Habis gelap, terbitlah terang. Selamat Hari Kartini</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iu.co.id/habis-gelap-terbitlah-terang-selamat-hari-kartini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selamat Idul Fitri 1447 H</title>
		<link>https://iu.co.id/selamat-idul-fitri-1447-h/</link>
					<comments>https://iu.co.id/selamat-idul-fitri-1447-h/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Trading Medina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 02:19:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Even]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iu.co.id/?p=1900</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a href="https://iu.co.id/selamat-idul-fitri-1447-h/">Selamat Idul Fitri 1447 H</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-1901 size-full" src="https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-11-at-14.38.28.jpeg" alt="" width="899" height="1599" srcset="https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-11-at-14.38.28.jpeg 899w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-11-at-14.38.28-169x300.jpeg 169w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-11-at-14.38.28-576x1024.jpeg 576w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-11-at-14.38.28-768x1366.jpeg 768w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-11-at-14.38.28-864x1536.jpeg 864w" sizes="(max-width: 899px) 100vw, 899px" /></p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/selamat-idul-fitri-1447-h/">Selamat Idul Fitri 1447 H</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iu.co.id/selamat-idul-fitri-1447-h/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Merry X-mas 2025</title>
		<link>https://iu.co.id/merry-x-mas-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 09:53:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Even]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iu.co.id/?p=1895</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a href="https://iu.co.id/merry-x-mas-2025/">Merry X-mas 2025</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1896" src="https://iu.co.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.32.07-212x300.jpeg" alt="" width="212" height="300" srcset="https://iu.co.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.32.07-212x300.jpeg 212w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.32.07-724x1024.jpeg 724w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.32.07-768x1087.jpeg 768w, https://iu.co.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.32.07.jpeg 793w" sizes="(max-width: 212px) 100vw, 212px" /></p>
<p>The post <a href="https://iu.co.id/merry-x-mas-2025/">Merry X-mas 2025</a> appeared first on <a href="https://iu.co.id"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
